Wednesday, December 2, 2009

Sejarah, Linear Atau Sirkuler?

Another assignment from Theoretical Studies V...


Dalam hal apapun dapat menimbulkan berbagai pandangan. Begitu pula dengan sejarah. Ada dua pandangan filsuf tentang sejarah yang bertolak belakang yaitu teori Georg Hegel dan teori Nietzche. George Hegel berpendapat bahwa sejarah merupakan sesuatu yang bersifat dialektik atau berkesinambungan, sebab-akibat yang prosesnya berurut dari thesis, antithesis, dan berakhir pada synthesis (kebenaran yang sejati). Adapun Nietzche berpendapat bahwa sejarah akan selalu berulang, alurnya seperti tornado yang berputar-putar. Everything becomes and recurs eternally - escape is impossible! - Supposing we could judge value, what follows? The idea of recurrence as a selective principle, in the service of strength (and barbarism!!)...(The Will to Power by Friedrich Nietzche).


Tidak ada yang salah dengan kedua filosofi tersebut. Akan tetapi, teori yang paling mendekati kenyataan ialah teori sirkulerisme sejarah. Sejarah akan selalu berulang. Memang tidak akan sama persis karena perubahan zaman, perbedaan situasi dan juga kondisi. Sejarah pasti akan berulang tetapi mengalami penyesuaian. Permasalahan dasarnya tetap sama tetapi cakupan dan bobotnya lebih luas serta lebih berat seperti halnya dengan masalah kudeta, pelanggaran HAM, perang saudara, dan perang antar agama yang sudah sering terjadi sejak ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Teori Hegelpun tidak dapat dibantah secara total. Sejarah dapat terjadi jika ada sebuah pembantahan terhadap sesuatu dan diakhiri dengan penyelesaian yang akhirnya menjadi sejarah itu sendiri, tetapi hal tersebut juga terus menerus berulang dan akhirnya berujung pada teori Nietzche.


Sejarah itu sirkuler. Oleh karena itu, setiap orang harus belajar sejarah dan belajar dari sejarah. Sesuatu yang terjadi di masa lalu dapat terjadi kembali di masa yang akan datang maka antisipasi harus dilakukan agar tidak terjebak dalam kesalahan yang sama.


The Dessau Bauhaus, Sebuah Karya Seni yang Menjadi Sejarah

Okay..this is my assignment from Theoretical Studies V class about Bauhaus; an art institution in Germany that has a significant and monumental design. Enjoy!!


Bauhaus adalah sebuah institusi pendidikan di Jerman pada periode 1919—1933 dan menjadi salah satu bangunan yang paling mempengaruhi arsitektur modern serta sebagai asal muasal dari timbulnya international style. Bauhaus yang berlokasi di Dessau merupakan hasil rancangan dari Walter Gropius. Dilatarbelakangi krisis ekonomi sebagai dampak dari Perang Dunia I, Bauhaus dibangun dengan konsep form follows function serta memiliki idealisme sebagai “bangunan masa depan” yang menyatukan seluruh kesenian secara ideal.


Revolusi yang diciptakan Bauhaus, meskipun pada awalnya disebabkan oleh keterbatasan dana, ternyata menjadi titik balik dunia arsitektur sehingga masih dipergunakan hingga saat ini. Tanpa menggunakan elemen ornamental yang bersifat dekoratif dan penggunaan warna-warna formil seperti putih, abu-abu, hitam, dan beige, menjadikan Bauhaus berbeda dari gaya bangunan yang menjadi tren pada masa tersebut. Bauhaus juga memperkenalkan bentuk atap dan façade yang datar serta bentuk-bentuk kubikal. Bangunan yang dapat dikelompokkan menjadi 5 bagian ini menggunakan ketentuan struktural yang lebih sederhana sehingga memungkinkan untuk menambah lantai dan sayap bangunan. Fungsi dinding sebagai penyangga bangunan dialihkan ke rangka baja dan beton sehingga permukaan dinding dapat dihilangkan dan ruangan dapat menjadi lebih terang (Gropius, The New Architecture and the Bauhaus, hlm. 25—30). Adapun pada bagian interiornya, Bauhaus menggunakan jendela yang dibuka secara mekanik, stop kontak yang berbentuk bulat, serta furnitur yang fungsional sehingga menimbulkan kesan seperti pabrik.


Desain fungsional Bauhaus memang patut dimasukkan ke dalam sejarah. Arsitektur yang telah berumur beberapa dekade ini mampu membius penggemarnya dengan kesederhanaan sekaligus kompleksitas yang dimilikinya meskipun fungsionalisme telah didandani dengan lebih mewah seperti yang banyak ditemui pada gaya minimalis yang sekarang ini banyak digunakan. Darlene Levy berpendapat, “It was a radical structure populated by progressive minds touting a unique group-oriented approach to learning.” Dengan bentuk yang minimal tetapi hasil yang maksimal sepertinya fungsionalisme (minimalisme) ini memang akan terus digemari dan bertahan lama, entah dengan penyesuaian dengan keadaan di masa depan entah sama seperti sekarang.


Friday, June 5, 2009

holiday

during the final exam, there was only 1 thing in my head. holiday. the longest holiday ever (3 months!). that was the motivation to do all those tiring exams. but now after the first 2 weeks of holiday, this is going to be sucks. it is really really boring. my friends from other college haven't done with the exams, some are still abroad and some are out of the town.

busy with interior of my home at serpong doesn't really reduce the boringness of my holiday. it gives me headache. 2 months left and there's no improvement. even get more stress with the budget. damn!

the election campaign would also start next wednesday and end next month...means there are going to be traffics everywhere and it would be difficult to go!!! oh my god i wanna go somewhere!!!

at home there's nothing to do. preparing for lunch and dinner, facebook, watching tv that only has a few topics: manohara, prita, ambalat, election. anything else?? gossip girl season 2 already over and i could only watch dorama that shows the next episode every single week. thank God i had subscribe speedy even it is very slow (not even 384 kbps as they said).

holiday is not good for my health also. i gained almost 3 kilos in 2 weeks. my passion of cooking and food is killing me!! hahahhaa.... i can't stand the routine life!! get up, help my mom, cook, eat, watching tv, eat, sleep...aaaargggghhhh

i also couldn't hunt photos because my smartphone is gone (i curse you thief!!!!). my SE k700i could not be used also because the charger is broken and the spare one is already gone so now i use the nokia 3315 with its leaked battery and the yellow led screen (funny huh?? from smartphone to dumbphone) and many of my contacts are gone (once again, i curse you thief!!!!!!). now it's a new dilemma for me: buy new smartphone or buy a dslr. i don't dare to ask more to my parents because it is already too much: a house, the whole interior stuffs, a car, dslr and then smartphone???? i'm not crazy you know...hahaa just almost.

Tuesday, March 31, 2009

Kampanye...kreatif dong!!

Pemilu uda deket..masa kampanye uda mulai...mulai juga deh masa2 para pengguna jalan yang mengutuk kemacetan yang diakibatkan kampanye2 yang heboh itu. Sampe detik ini sih g lyat parpol2 ga punya ide kreatif saat masa kampanye. Paling bagi2 kaos, BLT a.k.a. duit, orasi2 di senayan yang malah kaya konser musik, nempel2 poster, bendera, atau apalah yang banyaknya minta ampun di sepanjang jalan.

Jujur aja ya, buat pemilu ini g ga tau mau pilih partai apa dan bahkan pilih siapa. Ya iyalah calonnya aja banyak bener dan menurut g sosialisasi calon2nya itu kurang banget. Kalo cuma ngandelin banyak poster yang ditempel ato bendera yang dipasang sih ga ngefek, secara yang lain semuanya juga gitu. Yang ada kalo di jalan g malah bingung warna warni semua. Muka caleg2nya kaya artis2 gitu...hahahaa. Ga tau ya masyarakatnya ato parpolnya yang kuno. Yang diperluin tuh visi misinya, program kerjanya. Buat apa bikin poster gede2. Itu ga bakalan jadi alasan buat milih juga, malahan ngotor2in jakarta yg uda kotor. Kenapa ga bikin something yang ada nilai2 seninya jadi orang2 bisa inget. Jakartanya juga bisa tambah bersih dan tambah bagus. Be creative lah! Masa orang Indonesia terkenalnya nyontek mulu.

Kesan parpol yg g tangkep juga ga ada niat buat bikin jakarta lepas dari kemacetan. Mereka sewa bis banyak2, rame2 keliling kota pake mobil dan motor...apa ga tambah bikin macet tuh?? Nanti kalo mereka kepilih sih enak. Kemana-mana tinggal dikawal aja, ga bakal kena macet. Kemarin ini di tv ada yang bilang, mereka bikin kampanye rame2, ngundang2 artis buat konser untuk nunjukkin bahwa parpol mereka itu hidup. Ga salah tuh? Menurut g itu ga perlu dibuktiin lagi. Parpol yang berhasil masuk seleksi ya udah pasti parpol yg hidup. Masa parpol mati dimasukkin juga. Itu sih keterlaluan banget. Lagipula biasanya massanya ya itu2 aja. Lumayan kan seneng2 dibayar lagi.

Yang lebih keterlaluan, waktu musibah Situ Gintung jebol parpol lomba2 buat nunjukkin kepeduliannya dengan memberi sumbangan2...tapiiiiiii masa ada yang nyelip2in kartu nama segala. Maksudnya minta dukungan gituu??? Kalo mau sosial ya sosial aja ga usah pake politik. Maluuu!!!!

Monday, March 16, 2009

a life of art

a life of art. 
Sometimes, many times actually, i think that the way we live our live requires art as the consideration. It is all about art. the way we talk, the way we think, the way we act, and also the other simple things such as the way we walk, dressed, or etc.. It is an art because those way are different for every person, as the art itself is unique. 

Every person is unique, as the God has created us in that way. 

I think we don't have to make much consideration to enjoy a life of art. Just do the way you think is right. You don't even have to be an artistic person. An art is valuable because of its uniqueness, not because it is a common thing.

well..starting a new thing and leaving all those ASSignment away...hahahahahaa...have to get rid of this bad habit!